Perenungan terhadap makna
“SUMPAH PEMUDA”
Opini : Kiky Achmad Rizqi
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan. Proses kelahiran bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis. Kondisi ketertindasan inilah yang kemudian mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi mengangkat harkat dan martabat hidup orang Indonesia. Dengan tekad inilah juga yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
82 tahun sudah kita memperingati hari “Sumpah Pemuda”. Jika kita melihat jauh ke belakang, perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari semangat kaum mudanya. Beralihnya kekuasaan dari Orde Baru juga karena kekuatan generasi muda (Mahasiswa) hingga kemudian tonggak reformasi berdiri di negara ini. Tentu saja, hal itu masih berlaku hingga saat ini. Akan tetapi, apa yang terjadi pada fenomena pemuda zaman sekarang, banyak kalangan dari pemuda sekarang yang sering terlibat dalam aksi tawuran, minum-minuman keras, pemakai narkoba bahkan sampai sex bebas.
Keadan seperti inilah yang membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang rusak moral. Pemuda yang seharusnya menjadi generasi penerus bangsa, malah bisa dikatakan sebagai perusak bangsa. Tidak heran kalau seandainya Indonesia benar-benar menjadi Negara yang hancur, karena hal itu disebabkan oleh pemudanya sendiri.
Dari fenomena tersebut, penyebabnya adalah karena komitmen Keindonesiaan yang luntur akibat berbagai faktor. Beberapa factor tersebut di antaranya adalah dampak globalisasi. Komitmen Keindonesiaan kita tidak boleh sampai habis digulung globalisasi yang kuat sekarang ini. Keindonesiaan kita harus tetap tegak. Jadi, Sumpah Pemuda adalah modal untuk membawa Indonesia menjadi negara yang besar. Oleh karena itu, jagalah dan rawatlah negeri yang menakjubkan ini dan jangan sampai tercerai berai, justru di tangan generasi muda sekaranglah yang mengambil alih tongkat kepemimpinan. Dan untuk itulah kita semua perlu merenung kembali makna sesungguhnya dari Sumpah Pemuda.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar